Terhadap COVID-19, Petrokimia Gresik Menyalurkan Bantuan sebesar Rp. 7,9 miliar

    0
    36

    Jakarta- Kementerian BUMN telah menunjuk Petrokimia Gresik sebagai Koordinator Satuan Tugas Tanggap Bersama BUMN (Jawa Timur) Jawa Timur untuk membantu pemerintah mempercepat penanganan Covid-19 di Jawa Timur.

    Direktur (Direktur) Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi menjelaskan bahwa sebagai koordinator Satuan Tugas, Petrokimia Gresik telah membagi tugas dan perannya ke semua BUMN yang berlokasi atau memiliki kantor perwakilan di Jawa Timur untuk berkontribusi. Salah satunya adalah dengan membantu penyaluran bantuan ke berbagai daerah di Jawa Timur dan membangun 38 Covid-19 Response Center di semua kabupaten / kota di Jawa Timur. Dari Maret hingga April 2020, Petrokimia Gresik telah mengucurkan dana sebesar Rp 7,9 miliar untuk bantuan di sektor kesehatan, sosial, ekonomi, agama dan pertanian di 20 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

    Hal ini sesuai dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang menginstruksikan bahwa penanganan Covid-19 harus menyentuh semua sektor dan wilayah secara komprehensif, mengingat dampak pandemi ini sudah terasa di hampir semua sektor di negara ini.

    "Distribusi bekerja sama dengan BUMN lain, pos, lembaga sosial, lembaga, dan pemerintah daerah, baik kabupaten dan provinsi," kata Rahmad melalui pernyataan resminya, Selasa, 12 Mei 2020.

    Total bantuan Alat Pelindung Diri (APD) yang telah didistribusikan ke 32 rumah sakit dan pusat kesehatan secara bertahap meliputi 19.493 pcs masker kain, 23.200 pcs masker bedah, 250 pcs masker N95, 5.724 pasang sarung tangan nitril, 3.648 pasang pelindung pakaian, 1.790 sepatu keselamatan, 1.470 pelindung wajah dan helm, 189 pasang handscoon tidak steril, 2.320 celemek plastik, 278 kacamata, dan 20 ruang disinfektan.

    Baru-baru ini, bantuan APD disalurkan melalui pemerintah provinsi Jawa Timur dan diserahkan langsung oleh Direktur Petrokimia Gresik sebagai koordinator Satuan Tugas dengan Direktur PTPN X dan PT Sier, serta Direktur SDM & Umum PT PAL dan PT Pelindo 3, yang mewakili anggota Satgas, kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Surabaya beberapa waktu lalu.

    Menurut Rahmad, bantuan APD untuk tenaga kesehatan menjadi sangat penting mengingat kasus positif Covid-19 di Jawa Timur terus meningkat, sehingga kebutuhan APD semakin tinggi. Faktanya, Jawa Timur saat ini termasuk dalam provinsi dengan jumlah pasien Covid-19 terbanyak di Indonesia setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat. "Selain APD, kami juga memberikan bantuan medis sesuai dengan rekomendasi dokter perusahaan," tambah Rahmad.

    Selanjutnya, untuk meringankan beban masyarakat kecil yang terkena dampak ekonomi, Petrokimia Gresik menyediakan 160 ton beras, 400 kotak mie instan, dan 300 paket makanan untuk masyarakat di sekitar perusahaan dan daerah lain seperti Lamongan, Pasuruan, dan Pamekasan.

    Rahmad menjelaskan bahwa sembilan kebutuhan dasar adalah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka selama kebijakan jarak fisik dan seruan #DiRumahAja yang diintensifkan oleh pemerintah pusat dan daerah dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19. diperpanjang hingga 25 Mei, kata Rahmad.

    Selain bantuan makanan pokok, perusahaan juga melakukan pendidikan bahaya dan pencegahan Covid-19 dan menyemprotkan desinfektan di 8 desa / desa di sekitar perusahaan, kantor pemerintah, dan 100 fasilitas ibadah mulai dari masjid, ruang sholat, gereja hingga kuil.

    Di sektor pertanian hulu, Petrokimia Gresik berupaya melindungi dan memperkuat optimisme petani di tengah pandemi dengan mengadakan panen padi di dua lumbung padi nasional, yaitu Jember dan Ngawi pada 8-9 April 2020. Rahmad mengatakan berbagai upaya dan bantuan adalah bentuk komitmen Petrokimia Gresik sebagai perusahaan Solusi Agroindustri dan Satuan Tugas Koordinasi 19 untuk BUMN Jawa Timur dalam membantu pemerintah menekan laju spread. (*)

    Pos Melawan COVID-19, Petrokimia Gresik Mendistribusikan Bantuan sebesar Rp7,9 miliar muncul pertama kali di Infobanknews.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here