Perusahaan Transformasi Digital, Akan Mampu Menghadapi Pandemi

    0
    13

    Jakarta – Dunia bergerak cepat dengan adopsi teknologi digital yang semakin meluas. Dalam era gangguan digital, perusahaan dituntut untuk mengembangkan bisnis dengan dukungan teknologi digital dan terus berinovasi secara tepat dan cepat untuk membawa perusahaan lebih dekat kepada publik / konsumen.

    Pengusaha nasional Sandiaga Uno juga mengatakan bahwa percepatan transformasi teknologi digital sangat penting bagi perusahaan. Dia menilai, perusahaan yang melakukan transformasi digital, akan lebih mampu menangani pandemi Covid-19, karena dibangun dengan kekuatan digital dan mampu mencapai solusi inovatif dan aplikatif di tengah pandemi Covid-19.

    "Misalnya cashless banking adalah salah satu pendorong perubahan budaya. Saya memberikan penghargaan tertinggi kepada teman-teman yang mendorong percepatan transformasi ini dan transformasi teknologi digital akan membuat perusahaan lebih tangguh," kata Sandiaga dalam pemberian virtual Indonesia & Merek Keuangan Digital Paling Populer (Millennials Choice), di Jakarta, Jumat, 28 Juni 2020.

    Menurutnya, sekarang kami sudah memfasilitasi digitalisasi. Salah satunya adalah dalam transaksi yang semakin meluas menggunakan non-tunai daripada uang tunai. Ini dilakukan juga sesuai dengan arahan pemerintah untuk menghentikan penyebaran co-19. Ia berharap di masa depan banyak perusahaan akan memprioritaskan teknologi digital. Apalagi saat ini banyak pengusaha muda mulai bermunculan.

    "Sebelumnya kami harus memegang uang tunai tetapi sekarang harus dalam bentuk pembayaran digital dan ini adalah bagian dari digitalisasi yang terjadi di seluruh perekonomian kami. Saya yakin dengan meningkatnya jumlah pengusaha muda kami menciptakan peluang bisnis, membuka pekerjaan, menciptakan inovasi sehingga produk layanan kami untuk kebutuhan sehari-hari lebih stabil dan terjangkau, "kata Sandiaga Uno.

    Sandi mengungkapkan bahwa dia tidak ingin kaum Millenial hanya mengeluh bahwa menemukan pekerjaan itu sulit. Seharusnya, milenium dapat membuka bidang bisnis mereka sendiri dengan menjadi pengusaha. "Generasi Millen seharusnya tidak hanya mengeluh bahwa harga listrik tinggi, harga tinggi. Mieniall harus menciptakan solusi yang dapat langsung diterapkan dan berperan dalam membangun masa depan yang lebih sejahtera dan lebih sejahtera," tegasnya.

    Mengenai hal ini, Iconomics juga memberikan dukungan dan penghargaan kepada 79 perusahaan keuangan terbaik di Indonesia yang tangguh dalam menghadapi peluang, tantangan dan persaingan di era gangguan digital. Perusahaan yang mendapat apresiasi adalah perusahaan yang bergerak di industri keuangan, yaitu perbankan, pembiayaan, asuransi, pembiayaan (keuangan) dan surat berharga.

    Dukungan dan penghargaan, Iconomics memegang penghargaan virtual "Merek Keuangan Digital Paling Populer Indonesia (Pilihan Millenial)" dan perusahaan dengan skor tertinggi akan diberi judul "Merek Keuangan Digital Paling Populer Indonesia". Pendiri & CEO Iconomics, Bram S Putro menjelaskan bahwa acara Digital Financial Brands Indonesia Paling Populer adalah dukungan dan apresiasi nyata dari Iconomics untuk perusahaan finansial.

    Penting untuk disadari, digitalisasi yang telah diadopsi oleh perusahaan finansial sangat berguna ketika Indonesia dan dunia dilanda Covid-19. Gangguan digital, yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi tantangan, ternyata mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi industri keuangan. Industri ini lebih siap ketika Covid-19 tiba. Industri keuangan masih dapat melayani masyarakat meskipun ada pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan jarak fisik.

    "Kemajuan teknologi digital dalam industri jasa keuangan saat ini harus selalu dihargai. Karena perkembangan teknologi digital dan perubahan perilaku konsumen, terutama milenium, digitalisasi hukum adalah wajib, tidak ada kompromi lagi. Juga dengan digitalisasi, itu akan semakin mempercepat literasi keuangan dan inklusi, "katanya. (*)

    Jabatan Perusahaan Transformasi Digital, Akan Mampu Menghadapi Pandemi muncul pertama kali di Infobanknews.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here